Mengenal Sosok Gerry Salim

Gerry Salim (Surabaya, Indonesia - 19 April 1997) sudah bergabung dengan Honda sejak awal kariernya di dunia balap motor. Terinspirasi oleh sang ayah, Gunawan Salim ?mantan pebalap nasional motokros ? dan kakaknya, Tommy ?pebalap Kejurnas 250cc?, Gerry mulai berlatih saat berusia 10 tahun dengan motor Honda Underbone 110cc. Setelah belajar sekitar setahun dan memperdalam teknik, Gerry mulai berpartisipasi di beberapa kompetisi tingkat nasional dan langsung bersinar.

Performanya di usia yang masih belia menarik perhatian Honda, dan pada 2010 dia dipanggil ke Jakarta untuk menjalani tes dengan Astra Honda Racing School yang baru dibentuk. Gerry Salim merupakan generasi pertama proyek akademi bagi para pebalap, yang diawasi langsung oleh dua kali runner-up 125cc World Championship, Noboru Ueda. Dia merupakan salah satu talenta muda paling berbakat, bersama Andi Gilang dan kakaknya, Tommy. Gerry mencatat prestasi pada Kejuaraan Nasional dengan menjadi juara Motorprix MP6 (2011), mendominasi One Make Race Honda dengan menjadi juara 110cc dan 125cc selama dua tahun berturut-turut (MP5 dan MP6 pada 2011, MP3 dan MP4 pada 2012), serta 600cc pada 2016.

Setelah meraih banyak pengalaman di level nasional, dia ikut Asia Dream Cup pada 2013 dan menjadi runner-up, lalu All Japan Championship dengan Honda NSF pada 2014 dan 2015. Pada 2015 pula dia membuat langkah besar saat ikut Asia Talent Cup, event prestisius di mana bakat-bakat terbaik dari Asia saling bersaing dalam lima tahun terakhir ini. Pada 2016, dia mendapatkan pengalaman pertama memacu motor besar di kelas SuperSport 600cc Asia Road Racing Championship, dan mencatat sejarah ketika meraih dua kemenangan di Sirkuit Sentul saat menjalani putaran keempat. Dia menjadi pebalap pertama Indonesia yang mencatat prestasi tersebut.

Pada 2017, dia pindah ke kelas Asia Production 250cc di ARRC, dengan memacu motor CBR250RR, dan berhasil menjadi juara setelah menjalani tahun yang luar biasa untuk Indonesia. Gerry saat ini menghadapi tantangan baru dalam kariernya yaitu Moto3 Junior World Championship di FIM CEV dan Red Bull Rookies Cup. Pada pengalaman pertamanya jauh dari Asia ?kini dia tinggal di Barcelona selama musim berjalan? pebalap muda berbakat Indonesia ini ingin bersinar di Eropa demi bisa mewujudkan mimpi ikut MotoGP World Championship.

Nama: Gerry Salim Laurens

Tanggal Lahir: 19 April 1997 (21 tahun)

Tempat Lahir: Surabaya, Indonesia

Tinggal: Santa Margarida i Els Monjos, Barcelona (Spain)

Tinggi/Berat: 165 cm/ 53 kg

Sirkuit Favorit: Twin Ring Motegi (Japan)

Pebalap Idola: Marc Marquez

Hasil paling spesial: Dua kemenangan di Sentul 2016 (ARRC ? SuperSports 600cc class)

Hobi: Sepak bola

Makanan Favorit: Salmon

Recent Post

Filosofi Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Jakarta – Grafis helm para pebalap biasanya mengandung arti atau filosofi tersendiri untuk mengekspresikan diri. Tak terkecuali pelindung kepala para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT).

see more
Mario Suryo Aji Kembali Balapan di Eropa, Siap Banggakan Bangsa

Jakarta – Mario Suryo Aji kembali mendapat kesempatan berjuang mengibarkan Merah Putih di Eropa. Salah satu pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berusia 16 tahun tersebut siap berjibaku di FIM CEV Moto3 Junior World Championship musim 2020 yang diisi banyak pebalap berbakat dari seluruh dunia.

see more
Cara Pebalap Astra Honda Merawat Baju Balap

Jakarta ? Musim balap tahun 2020 masih rehat sejenak. Tapi para pebalap muda kebanggaan Bangsa yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu mempersiapkan diri. Mulai dari kebugaran tubuh, mental, hingga pernik pendukung lain. Tak terkecuali, wearpack (baju balap) yang lama menggantung.

see more

Follow Us on Twitter

Like Us on Facebook