• Home
  • Eco Riding Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit
Eco Riding Agar Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit

Di tahun 2005, untuk kali pertama motor dengan teknologi Injeksi hadir di Indonesia. Transformasi teknologi sistem pengkabutan bahan bakar karburator ke injeksi, bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar agar lebih irit namun mesin tetap bertenaga. Selain itu, emisi gas buang pun jadi lebih ramah lingkungan.

Faktanya, teknologi injeksi memang mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga lebih dari 17%. Namun demikian, teknologi tersebut akan kurang terasa manfaatnya jika gaya berkendara masih agresif, suka kebut-kebutan dan buka-tutup gas secara sponton. Cobalah berkendara secara wajar untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar secara efisien atau disebut eco riding.

Ada beberapa cara mudah untuk menerapkan teknik eco riding agar konsumsi bahan bakar jadi lebih irit :

1. Hindari buka gas secara mendadak, cukup diurut saja secara perlahan dengan kecepatan simultan agar semburan bahan bakar yang keluar dari injector tak mengalir deras. Jadi cukup buka gas sewajarnya saja. Sesuaikan putaran mesin dengan kondisi jalan. Jika jalan sedikit tersendat cukup gunakan putaran mesin rendah dan naikkan secara perlahan jika jalan mulai lancar.

2. Usahakan menjaga kecepatan konstan baik di putaran mesin rendah maupun tinggi. Mempertahankan kecepatan konstan di putaran mesin rendah akan mengurangi penggunaan rem. Karena pengereman setelah melakukan akselerasi membuat energy terbuang sia-sia. Jadi manfaatkan deselerasi putaran mesin dan lakukan pengereman secara perlahan.

3. Manfaatkan fitur Eco Indicator yang terpasang di panel meter sepeda motor. Fitur ini umumnya ada di motor-motor matik Honda seperti BeAT Street, BeAT Sporty, Scoopy dan skutik terbaru Honda Genio. Lampu Eco Indicator akan menyala terang saat Anda berada pada gaya berkendara irit bahan bakar. Saat Anda melihat lampu indicator itu menyala terang, maka pertahankan kecepatan motor Anda.

4. Duduk lah di posisi yang benar. Artinya tubuh tepat berada di center of gravity sepeda motor atau tidak duduk terlalu ke belakang atau terlalu ke depan.

5. Tidak memodifikasi motor secara berlebihan seperti mengganti ban melebih batas yang dianjurkan, menggunakan knalpot racing, menambah box motor dan mengganti roller CVT yang akan memengaruhi kerja mesin.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari teknik eco riding juga perlu didukung dengan kondisi komponen motor dan mesin yang prima. Karena itu jangan lupa untuk melakukan pengecekan rutin di AHASS yah. Biar semua komponen motor dan mesin motormu tetap dalam kondisi yang prima!

Follow Us