• Home
  • Andi Gilang Dan Dimas Ekky Siap Berlaga Di CEV Catalunya
Andi Gilang Dan Dimas Ekky Siap Berlaga Di CEV Catalunya

Ada yang berbeda di Asia Dream Cup (ADC) seri 3 Suzuka yang dihajat  Minggu lalu(5/6). Balapan tak seperti seri 1 dan 2. Kali ini peserta ADC diuji skill dan staminanya untuk menundukkan Suzuka selama 2 jam nonstop.

Benar, di seri 3 ini  balap menggunakan system balap ketahanan atau Endurance Race selama 2 jam nonstop. Mirip dengan balap ketahanan Suzuka 4 jam maupun 8 jam. Dari proses start dengan berlari, pit stop, isi bahan bakar, hingga ganti pergantian pebalap.

Setiap tim akan diisi 2 pebalap unutk menggunakan satu motor. Pembagian tim tidak berdasarkan negara, tapi berdasarkan hasil undian. Pengambilan poin pun tidak hanya saat balapan di hari MInggu selam 2 jam, tapi sejak sesi qualifikasi.

Makanya, meski ada dua pebala Indoensia di kelas ini, mereka tidak satu tim sat balapan. M.Febriansyah satu tim dengan Broc Pearson, pebalap dari Australia. Sedangkan Yassin Somma dengan Jaden Gunawardana pebalap Srilanka.

M. Febriansyah
“Race Kali ini berbeda dengan race sebelumnya, karna pengambilan point diambil sejak kualifikasi yang dibagi 2 grup dan diikuti lebih dari 50 starter. Teammate saya dari Australia. Berbekal pengalaman tahun lalu, saya targetkan meraih podium. Mohon dukungan dan doa dari Sobat Indonesia. Salam Satu HATI.”

Yasiin Soma
“Saya sudah mempersiapkan fisik dan mental menghadapi race ini.
Saya akan berusaha lebih keras lagi agar mendapatkan hasil yang lebih bagus dari seri sebelumnya. Seri ini merupakan kesempatan saya untuk menimba ilmu dari rider jepang. Target saya, bisa meraih poin lebih banyak dari seri sebelumnya.
Mohon dukungan dan doa dari Indonesia. Salam Satu HATI”