"Loading..."

Heritage Before Honda CRF

Racing Improves The Breed

Soichiro Honda memutuskan Honda mengikuti Isle of Man TT di tahun 1959, dengan kepercayaan bahwa pengembangan produk terbaik adalah melalui kompetisi. Menghadapi kondisi ekstreme dan juga tantangan yang berat, semua pengalaman berharga yang didapatkan dalam sebuah kompetisi sesungguhnya, merupakan sumber untuk mengembangkan produk dan teknologi terbaik dari Honda.

Produk Honda Adventure series merupakan pengembangan teknologi racing Honda yang ditempa terus menerus di medan kompetisi yang tangguh dan menantang. Keterlibatan di dalam kompetisi Dakar sejak tahun 1981 maupun kompetisi bergengsi motorcross AMA di Amerika sejak tahun 1973 merupakan usaha Honda untuk terus menantang Honda Challenging Spirit dan mengembangkan produknya demi memberikan lebih banyak kesenangan bagi pengendara adventure.

Dakar Rally. The big challenge

“A challenge for those who take part, a dream for those who watch” Thierry Sabine, penggagas Dakar.

Adventure ini bermula dari tahun 1977, saat Thierry Sabine tersesat dengan sepeda motornya di tengah gurun Libya pada Rally Abidjan-Nice. Berhasil selamat dari gurun pasir tersebut, dia kembali ke Perancis dengan membawa semangat untuk membagi apa yang dia lihat di gurun pasir tersebut kepada sebanyak mungkin orang. Thierry Sabine kemudian membuat usulan rute perjalanan yang dimulai di Eropa, kemudian berlanjut ke Algeria dan melewati Agadez dan lalu berakhir di Dakar. Sejak saat itu, Paris-Dakar, sebuah event unik yang dimulai dari semangat jiwa petualang, terbuka untuk semua pengendara, membawa semangat persaudaraan dan selalu memberikan tantangan, kejutan dan juga kesenangan selama hampir 40 tahun.

Honda pertama kali berpartisipasi di Dakar Rally pada tahun 1981, bersama dengan Cyril Neveu (Perancis) yang memenangkan 2 kompetisi sebelumnya dan finish posisi keenam pada saat debut. Tahun berikutnya, Neveu berhasil mendapatkan kemenangan perdana untuk Honda. Dengan masuknya beberapa tim pabrikan lain ke dalam kompetisi, membuat perjuangan mendapatkan posisi puncak menjadi lebih sulit, tapi di tahun 1986, Neveu kembali menang dan Honda mendominasi event dengan finish 1-2-3. Honda terus mendapatkan kemenangan berturut-turut dan mendominasi selama 4 tahun selanjutnya sampai tahun 1989, dengan mesin baru yang fantastis : NXR750, motor yang dibangun khusus untuk Dakar. Antara tahun 1981 dan 1989, motor Honda berhasil mendapatkan posisi puncak selama 5 kali.

NXR750. The Dessert Queen

NXR750 mendominasi Paris-Dakar Rally dari tahun 1986 sampai tahun 1989, memenangkan trophy 4 tahun berturut-turut. Pada masa tersebut, Dakar Rally berlangsung 22 hari yang dimulai di Paris dan berakhir di Dakar/Senegal, melintasi gurun afrika sejauh hampir 15.000 km. Gilles Lalay memenangkan Paris-Dakar Rally tahun 1989 dengan motor ini dengan desain unik Rothmans yang dominan.

NXR750 dilengkapi dengan mesin kompak 45° V-twin engine, yang memberikan tenaga 75PS dan menggunakan kick starter. Motor ini memiliki kelebihan utama di handlingnya yang luar biasa, walaupun dibebani dengan 59 liter bahan bakar dan juga memiliki kestabilan di kecepatan tinggi yang sangat baik, berlomba melintasi gurun pasir dengan top speed 177 km/jam.

Dikembangkan dan dibangun oleh Honda Racing Corporation (HRC) dengan tujuan spesifik untuk memenangkan balap gurun Paris-Dakar. NXR750 debut di tahun 1986 dan langsung memenangkan Dakar. Dengan 3 kemenangan selanjutnya, NXR750 mendapatkan julukan sebagai “Dessert Queen”. Setelah kemenangan 4 kali berturut-turut, Honda menghentikan partisipasinya di Paris-Dakar dan kemudian konsep desain NXR750 dikembangkan menjadi motor produksi Africa Twin.

Spesifikasi NXR750 :
  • Type of engine: Water-cooled 4-stroke V-twin engine (4-Valve OHC)
  • Engine displacement: 779,1 ccm
  • Maximum power: 75PS / 7000rpm
  • Dry weight: 185kg
  • Fuel capacity: 59 liters
  • Seat hight: 990 mm
Track Record NXR750 di Rally Paris-Dakar :
  • 1986: double victory: Neveu, Lalay
  • 1987: double victory: Neveu, Orioli
  • 1988: victory: Orioli, third place: Lalay
  • 1989: victory: Lalay, third place: Morales

2013 Comeback. Showing a great potential

Setelah 24 tahun absen, Honda kembali ke Dakar di tahun 2013. Di tahun tersebut, mereka mengembangkan CRF450RALLY berdasarkan motor komersial CRF450X dan menyertakan 3 rider : Helder Rodrigues (Portugal), Javier Pizzolito (Argentina) dan Johnny Campbell (USA). Team HRC berhasilkan mencapai target utama mereka yakni menyelesaikan balapan.

Di tahun 2014, dengan mesin baru, Honda CRF450RALLY, membawa tantangan baru untuk tim yang terdiri dari Joan Barreda (Spanyol), Helder Rodrigues (Portugal), Paulo Goncalves (Portugal), Javier Pizzolito (Argentina) dan Sam Sunderland (Inggris). Barreda berhasil mendapatkan kemenangan di 5 etape dan Sunderland juga berhasil menjadi yang tercepat di etape lainnya. Enam kemenangan menunjukan potensi besar untuk CRF450RALLY. Dengan dukungan dari tim Honda South America, Laia Sanz (Spanyol) berhasil finish di posisi ke-16.

Pada tahun 2015, Team HRC berhasil mendapatkan posisi runner-up bersama Paulo Goncalves (Portugal). Joan Barreda terpaksa berhenti dari pertarungan posisi juara setelah melewati hari yang buruk di Uyuni, Bolivia. Menolak untuk menyerah, Barreda tetap melanjutkan untuk menyelesaikan balapan menunjukan jiwa pejuang yang sejati. Rekan satu timnya, Jeremias Israel, mengorbankan bakapannya untuk membantu timnya. Keberhasilan tim lainnya yaitu Laia Sanz, berhasil menyelesaikan Dakar di posisi ke-9, hasil terbaik untuk seorang pebalap wanita di kompetisi ini, sedangkan Helder Rodrigues menyelesaikan di posisi ke-12.

Team HRC kembali ke Dakar di tahun 2016 dimana sayangnya pemimpin balapan, Joan Barreda (Spanyol) sekali lagi mengalami nasib buruk di etape Bolivia yang memaksa dia untuk berhenti dari balapan. Paulo Goncalves (Portugal) dan Michael Metge (Perancis) juga terpaksa berhenti dari balapan. Walaupun demikian, kompetisi ini berhasil melahirkan bintang muda Cross-Country Rally : Kevin Benavides (Argentina) yang menunjukan keahliannya dan berhasil mendapatkan posisi ke-4 dan juga Ricky Brabec (USA) yang debut dan berhasil mencapai posisi ke-9.

Team Honda. AMA SX/MX.

Team Honda. Di kalangan motorcycle-racing, penggunaan sebutan tersebut menciptakan rasa kagum dan juga rasa hormat yang mendalam yang hanya dapat diraih melalui dekade kesuksesan di event racing di sirkuit legendaris di seluruh dunia. Di event American motorcross, kisah dari Tim Honda dimulai pada tahun 1973, ketika Gary Jones mengendarai motor tipe motorcross pertama yang diproduksi oleh Honda, CR250M Elsinore dan berhasil meraih juara nasional. Daftar pebalap yang mengendarai Honda dan menjadi juara di event Supercross dan Motorcross berkembang dari tahun ke tahun, termasuk pahlawan seperti David Bailey, Jean-Michel Bayle, Ricky Carmichael, Donnie Hansen, Doug Henry, Rick Johnson, Jeremy McGrath, Johnny O’Mara, Marty Smith, Jeff Stanton, Chuck Sun dan lainnya. Sementara itu, legenda dari Team Honda telah berkembang dengan penghargaan yang didapatkan dari event lainnya, baik di nasional maupun internasional. Sekarang memasuki tahun ke 43 di dalam racing di Amerika Serikat (USA), Honda berharap untuk dapat melanjutkan sejarah kesuksesan dengan pebalap berbakat Trey Canard dan Cole Seely.

CR250M Elsinore

Didesain oleh Soichiro Miyakoshi, mesin produksi prototipe dimulai ditest di Jepang tahun 1971 dan di trek motocross California di tahun 1972. CR250M Elsinore, yang namanya diambil dari balapan offroad di danau Elsinore, California merupakan motor produksi Honda 2-tak pertama untuk racing dan juga merupakan motor dirt bike untuk kompetisi pertama yang dibangun dari awal dan bukan merupakan modifikasi dari street bike selain itu merupakan motor motocross pertama yang diproduksi. Memiliki mesin bertenaga 29HP dengan berat

Spesifikasi Motor :
  • Bore and Stroke: 70x64.4 mm
  • Engine: 247.8cc
  • Transmission: 5-speed
  • Wheelbase:56.5in
  • Ground Clearance: 7in
  • Capacity: 1.5gal
  • Weight: 213lb (dry)
  • Top Speed: 75mph